
Kepada wartawan memo.co.id Mbah Kamto berencana dalam waktu dekat ini akan tilik desa melihat satu rumah hunian milik saudara Rusmadi yang informasinya kondisi hidupnya sangat memperihatinkan.
Baca Juga: Team Baksos AWN Jadi Burbershop Dadakan, Tiga ODGJ Jalanan Dicukur Rapi
Hal senada dikatakan Kepala Desa Pule, Luluk Mahfodhotin Zakaria saat ditemui di ruang kerjanya mengaku punya harapan besar agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terkait program bedah rumah dan sanitasi.

Baca Juga: Kesandung Perkara Korupsi APBDES, Kades Dadapan Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara
” Saya berharap perhatian pemerintah daerah untuk desa kami sama seperti desa desa lain di Kabupaten Nganjuk yang bisa dapat program bantuan dari daerah,” harapnya dihadapan para awak media.
Disinggung pemenuhan pagu pajak bumi dan bangunan ( PBB) di Desa Pule dijelaskan Kades Luluk tidak pernah nunggak. Artinya setiap tahunnya bisa terbayar lunas dengan pagu PBB kisaran Rp 54 juta pertahunnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Protes Jalan Rusak Jadi Trend Publik , Dinas PUPR Kewalahan Terima Laporan
” Di wilayah Kecamatan Jatikalen , Desa Pule termasuk memiliki luas wilayah desa paling luas dibanding desa lainnya. Tapi Alhamdulillah untuk pemenuhan pagu PBB tidak pernah ada masalah,” paparnya.

Ditanya wartawan juga seputar usulan yang sudah masuk Musrenbang tapi belum terealisasi sampai sekarang. Diurai oleh Kades Luluk diantaranya sisa pembangunan jalan penghubung antar desa Dawuhan – Pule dengan volume kisaran 400 m sampai saat ini belum terealisasi.
” Termasuk RTLH dan sanitasi juga penerangan jalan umum ( PJU) di sepanjang ruas jalan masuk desa melalui area hutan kami sangat perlukan. Mudah mudahan ada tanggapan dari bupati,” pungkasnya. ( Adi)












