
Jakarta, Memo.co.id
Polri merilis, tragedi bom bunuhdiri di terminal Kampung Melayu Jakarta, menewaskan dua orang. Satu polisi dan satunya lagi pelaku bom bunuhdiri. Sedang beberapa polisi dan warga sipil lainnya, menjadi korban luka luka. Jumlah korban ada 11 orang yang menjadi korban akibat ledakan bom bunuh diri di halte TransJakarta, Terminal Kampung Melayu.
” Dua orang di antaranya meninggal dunia di tempat, yakni seorang polisi dan pelaku bom bunuh diri.” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di lokasi kejadian, Jakarta, Rabu (24/5/2017) pukul 23.35 WIB.
Baca Juga: Skandal Seleksi Perangkat Desa Kediri Terbongkar, Unisma Akui Proses Ujian Tidak Benar Harus Dicabut
“Saya ingin update hari ini jam 23.35 WIB, korban kejadian ini ada 11 orang. Satu orang meninggal diduga pelaku, satu orang korban meninggal anggota Polri, 4 anggota Polro luka-luka dan 5 orang masyarakat luka-luka. Jadi, total ada 11 orang,” ujar Setyo.
Anggota Polri yang menjadi korban meninggal dunia adalah anggota Polda Metro Jaya atas nama Bripda Taufan. Sementara, pelaku bom bunuh diri yang meninggal dunia pasca-dua ledakan masih dalam penyelidikan tim kepolisian. ( nu )
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop












