Setelah Wito menemukan tas tersebut, warga setempat pun langsung berdatangan ke lokasi. saat itu untuk dikosongkan, semua warga diminta menjauh. Petugas polisi menghimbau agar siapa pun tidak mendekati lokasi. Semua hanya dapat melihat dari kejauhan sekitar 15 meter.
Petugas mencoba mendekatkan metal detector, namun ternyata tidak berbunyi. Meski begitu, tidak ada yang berani mendekat, karena takut meledak. Sampai akhirnya Kapolsek Semanding AKP Desis Susilo, SH yang memimpin tim mendekati bungkusan itu.
Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah
Tak menunggu waktu lama, bungkusan tersebut disobeknya. Ternyata, isinya dompet berisi dua pocong mori rangkap 7 bunga 7 rupa, kapas, dan kepala ayam,jeroan, ceker yang diberi minyak wangi. Oleh Desis , tas langsung diserahkan ke kepada perangkat desa Tunah Untuk di kubur.
Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo, SH mengatakan tas mencurigakan tersebut tidaklah berisi bom seperti yang diduga sebelumnya, melainkan kain mori kepala ayam jeroan ceker yang di beri minyak wangi,tidak ada unsur pidan dan di duga giat ritual “Lokalisasi yang kami lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Desis.(mustain)
Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri












