“Sebelumnya kondisi saluran banyak yang rusak sehingga pasokan air berkurang,”imbuhnya.
Selain itu Meri menegaskan kegiatan rehab termasuk agenda rutin dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan di Kota Kediri.
“Ini rutin dan menjangkau seluruh sarana prasarana khususnya program pemerintah pusat di sektor swasembada pangan,”imbuhnya.
Dari informasi yang dihimpun pelaksanaan rehab irigasi tersebut telah terlaksana tepat waktu dengan menelan anggaran kurang lebih Rp 80 juta.
Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri
Meri, berharap keberadaan saluran yang kembali berfungsi dengan baik sehingga dapat menunjang produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kota Kediri,.
“Rampungnya saluran ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air baku bagi sawah-sawah di wilayah Kelurahan Tosaren,” pungkas Meri Oktavia Sulaiman.(Hamzah)












