Example floating
Example floating
BLITAR

Pesta Mercon di Tengah Jalan Picu Keributan, Warga Tantang Polisi: “Buka Baju, Sekalian Kelahi!”

A. Daroini
×

Pesta Mercon di Tengah Jalan Picu Keributan, Warga Tantang Polisi: “Buka Baju, Sekalian Kelahi!”

Sebarkan artikel ini
Pesta Mercon di Tengah Jalan Picu Keributan, Warga Tantang Polisi

Meski demikian, tindakan tersebut tetap diwarnai perlawanan dari sejumlah warga yang ngotot mempertahankan aktivitas berbahaya itu.

Dalam rekaman video yang beredar, terdengar penjelasan dari anggota kepolisian yang berusaha meredam situasi.

Baca Juga: PKK Rejotangan Dorong Ketahanan Keluarga, Soroti Lonjakan Perceraian di Tulungagung

“Kami bertindak berdasarkan laporan warga. Karena hal ini mengganggu ketertiban masyarakat luas,” ujarnya.

Pada akhirnya, belasan warga yang sempat bersikeras memilih membubarkan diri. Namun, kejadian ini meninggalkan catatan serius: lemahnya kesadaran hukum dan keselamatan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Mantan Wabup Blitar Jadi Korban Penipuan, Terpidana Mulia Wiryanto jadi Buron

Padahal, penggunaan petasan di tempat umum jelas melanggar aturan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Fakta yang seharusnya sudah menjadi pelajaran, mengingat berbagai insiden ledakan mercon sebelumnya telah memakan korban, bahkan hingga membakar fasilitas ibadah.

Salah satu warga sekitar, Aritanto, menyayangkan adanya perlawanan terhadap aparat yang justru menjalankan tugas melindungi masyarakat.

Baca Juga: Tinggalkan Kendaraan Bermotor, PUPR Blitar Bangun Budaya Kerja Ramah Lingkungan

“Mau dibawa ke mana hukum kita, kalau polisi memberikan perlindungan malah dilawan. Kasus ini harus diusut tuntas biar ada efek jera,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi ironi di hari kemenangan. Ketika seharusnya yang dikumandangkan adalah damai, justru yang muncul adalah dentuman mercon dan bara konflik.

Dan pertanyaannya masih sama, berulang tiap tahun: sampai kapan tradisi berbahaya ini terus dipelihara?