Selanjutnya senin (30/1) sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi, anak kandung korban, Aris Nurul Huda (25) berusaha mencari Namun sungguh tidak disangka bahwa Aris mendapatkan bapaknya menggantung di atas pohon mangga di kebun miliknya di belakang rumah.
Kemudian Aris segera memberitahu dan meminta tolong pada warga sekitar selanjutnya salah seorang warga segera melaporkan peristiwa tersebut pada Polsek Sugihwaras,“ Korban gantung diri menggunakan sehelai kain sarung berwarna kuning,” lanjut AKP Temi Arrochman.
Setelah menerima laporan, Kapolsek bersama anggota dan petugas medis dari Puskesmas Sugihwaras, segera mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan pada para saksi.
Menurut keterangan istri dan anak kandungnya bahwa korban punya penyakit perut yang sudah lama diderita dan hingga kini tak kunjung sembuh. Diduga korban putus asa sehingga nekat mengakhiri hidupnya,”Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” lanjut Kapolsek.
Atas peristiwa tersebut, keluarga korban menerima sebagai musibah dan takdir dari Allah. Keluarga korban meminta untuk tidak di lakukan otopsi terhadap jenazah korban, yang dinyatakan dalam surat pernyataan, bahwa keluarga korban tidak akan menuntut siapapun atas terjadinya peristiwa tersebut. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada ahli warisnya untuk dilakukan proses pemakaman.(ain)












