Pada hari kedua pencarian, tim SAR digabungkan membagi tim menjadi dua SRU (SAR Rescue Unit). SRU 1 menggunakan perahu karet untuk menjelajahi sungai sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian. Tim juga melakukan manuver di tempat-tempat yang diduga sebagai lokasi keberadaan korban.
SRU 2 melakukan pemantauan dan pengecekan berkala di tempat-tempat yang telah dipasangi jaring pengamanan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan korban terangkut di jaring tersebut.
Tim SAR juga menggunakan AquaEye, alat deteksi bawah air, untuk mencari korban di lokasi yang mencurigakan. Namun, hasil deteksi belum menunjukkan adanya sinyal keberadaan korban.
“Pencarian masih nihil, dan pemantauan dilanjutkan pada malam hari. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari Senin, 3 Maret 2025, dengan memperluas area pencarian,” pungkas Deden Ridwansah.












