Example floating
Example floating
Home

Pemutusan Hubungan Kerja PT Hung-A, 1.500 Pekerja Terkena PHK, Manufaktur RI Berguncang

Alfi Fida
×

Pemutusan Hubungan Kerja PT Hung-A, 1.500 Pekerja Terkena PHK, Manufaktur RI Berguncang

Sebarkan artikel ini
Pemutusan Hubungan Kerja PT Hung-A, 1.500 Pekerja Terkena PHK, Manufaktur RI Berguncang
Pemutusan Hubungan Kerja PT Hung-A, 1.500 Pekerja Terkena PHK, Manufaktur RI Berguncang

Nasib 1.500 pekerja yang menjadi korban PHK masih tidak pasti, namun proses penyelesaian PHK sedang berlangsung.

Ketua Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi, Sarino, menyatakan bahwa pekerja PT Hung-A yang terkena PHK telah bergabung dengan serikat pekerja dan saat ini sedang dalam proses perundingan dengan perusahaan untuk menyelesaikan hak-hak mereka.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

Meskipun demikian, hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak Disnaker Kabupaten Bekasi atau Kementerian Ketenagakerjaan terkait PHK ini.

Perjalanan Pahit PT Hung-A: 1.500 Pekerja PHK dan Langkah Kontroversial Menuju Vietnam

Mengutip Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) Aziz Pane, PT Hung-A Indonesia, yang telah lama berkontribusi di Indonesia, terpaksa mengambil langkah drastis dengan melakukan PHK.

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

Aziz mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut menghadapi kendala dalam memenuhi permintaan pasar lokal, terutama terkait ukuran ban yang tidak dapat dipenuhi. Meskipun produsen ban diizinkan mengimpor dengan kuota 10%, izin impor untuk PT Hung-A tidak kunjung diterima, memaksa perusahaan untuk hengkang ke Vietnam.

Dalam konsekuensinya, 1.500 pekerja harus berhenti bekerja dan sedang dalam proses penyelesaian hak-hak mereka melalui perundingan dengan perusahaan, sementara pihak Disnaker Kabupaten Bekasi dan Kementerian Ketenagakerjaan masih belum memberikan tanggapan.

Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta