Gubernur menambahkan bahwa sebagian lahan Pelabuhan Tanjung Carat, yaitu Mozaik 6, telah selesai, sedangkan Mozaik 5 masih dalam proses penyelesaian.
Proyek lain yang juga mengalami keterlambatan adalah PSN Kereta Api Logistik Batu Bara Kertapati-Lahat, yang saat ini terkendala pembangunan jalan layang (flyover) sebagai pendukung lintasan kereta api tersebut.
Selain itu, Proyek Dimetil Eter (DME) atau Gasifikasi Batu Bara yang direncanakan dibangun di Kabupaten Muara Enim juga belum menunjukkan perkembangan signifikan. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan investor yang bersedia mendanai proyek tersebut. “Proyek DME di Muara Enim belum berjalan karena tidak ada investor yang mau terlibat,” tambah Elen.
Melalui evaluasi ini, Pemprov Sumsel berharap dapat menemukan solusi untuk mempercepat realisasi PSN yang tertunda, sekaligus memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung
Tags
Pemprov Sumsel Evaluasi 15 Proyek Strategis Nasional: Target Selesai atau Tertunda












