“Untuk memastikan penyebab kematiannya, kita nggak tahu. Karena jenazahnya juga saat itu sudah dibawa ke Kendal,” imbuhnya.
Menurut keterangan pihak rumah sakit, Echi datang sebelum pukul 16.00 WIB, Kamis (21/9) dengan diantar pacarnya dan dua orang temannya, yang salah satunya bernama Nana. Tidak lama setelah di rumah sakit, Echi mengembuskan napas terakhir.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
“Korban meninggalnya Kamis sore, sementara kami baru menerima informasi itu dari wartawan sekitar pukul 01.00 WIB tadi,” ucapnya.
Deddy membenarkan Echi adalah seorang pemandu karaoke di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Pihaknya juga telah meminta keterangan kepada manajer tempat Echi bekerja.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
“Keterangan manajer, dia (Echi) jam 01.00 WIB hari Kamis itu keluar (dari tempat kerjanya). Ditanya sama manajernya, dia ngomong sama manajernya ‘mau pulang’. Ditanya (oleh manajer) ‘sehat nggak’, jawabnya ‘sehat’. Terus pulanglah ke apartemennya itu, sama temannya Nana itu,” jelasnya.
Polisi juga sudah meminta keterangan kepada Nana, yang juga teman satu kamar Echi di Apartemen Green View. Nana juga memberikan informasi yang senada dengan manajer tempat karaoke.
Baca Juga: PCNU Kota Kediri Gowes Religi Jelang Hari Santri Nasional 2021
“Keterangan Nana, Echi ini sakit maag juga. Kalau keluarga belum kita mintai keterangan, karena dia (Echi) kan ngekos di Grand View sama temannya Nana itu, pemandu karaoke juga Nana itu,” lanjutnya.
Lebih jauh, Deddy juga belum bisa memastikan tamu terakhir Echi yang disebut-sebut adalah oknum polisi. “Keterangan manajernya, tamunya katanya orang Jakarta. Kalau itu polisi, kita nggak tahu. Manajer CC ngomong-nya hanya orang Jakarta,” tuturnya. ( ed )












