“Ya sementara mereka yang rumahnya rusak parah harus ngungsi ke tetangga. Itu warung juga roboh total kena angin,” imbuhnya.
Sementara itu, bencana angin kencang itu menarik simpati relawan kemanusiaan Suket Teki Nusantara. Dipimpin langsung Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara, Vinanda Prameswati, mereka langsung datang ke lokasi.
Mbak Vinanda melihat bagaimana kondisi rumah-rumah yang rusak dan berbincang dengan warga. Mereka juga memberikan bantuan sembako, kepada para korban terdampak bencana ini.
“Saya bersama Relawan Suket Teki Nusantara yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan ingin menyambung rasa dengan warga di Bujel, serta dengan solidaritas kami, kami ingin membantu meringankan beban dengan adanya bencana puting beliung ini,” mata Mbak Vinanda.
Mbak Vinanda memastikan tak ada unsur politik dalam aksinya ini. Suket Teki Nusantara sejak berdiri di tahun 2008 terus bergerak membantu masyarakat dengan semboyan khas mereka ‘Urip Sak Paran Paran Seduluran Sak Lawase’ yang artinya dapat hidup dimanapun, persaudaran dan kekeluargaan selamanya.
“Tidak ada (unsur politik). Ini yang selama ini kita lakukan sejak 2008,” tegas Vinanda.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung
Rencananya, besok pagi para Relawan Suket Teki Nusantara juga akan kembali ke lokasi, untuk membantu mengevakuasi reruntuhan atap bangunan yang roboh. Saat ini, di lokasi kejadian listrik dipadamkan, sebagai upaya untuk mengurangi risiko bahaya.












