Pasangan Suami Istri Jalani Umrah Naik Motor dari Jember ke Mekah

  • Whatsapp
Perjalanan Umrah Naik Motor dari Jember ke Mekah

Jember, Memo

Perjalanan umrah naik motor dari Jember ke Mekah, diperkirakan akan ditempuh sekitar 6 bulan. Amir Faisol, usia 57 tahun dan Mintasih Suryawati , yakin, akan ke Baitullah, tepat waktu. Kini, keduanya sudah berada di Jakarta, setelah berangkat dari Jember , sejak 13 April 2021, lalu.

Bacaan Lainnya

Umrah, bagi pasangan suami istri asal Jl Krakatau Desa Kencong Kecamatan Kencong Jember itu, adalah impian setiap muslim. Semula, Amir Faisol merencanakan berangkat sendiri, menggunakan sepeda motor kesayanjgannya. Yaitu Honda CRV 150. Namun, istrinya ikut turut sera. Karena itulah, pasangan suami istri itu nekat membawa dua sepeda motor. Dikendarai sendiri sendiri.

Masing masing sepeda motor membawa bekal yang digunakan untuk kebutuhan sehari hari. Meski menjalani perjalanana jauh, namun, perjalanan dari satu kota ke kota lain, mereka tempuh selama enam jam, istirahat dan berajngkat lagi, seteah enam jam istirahat. Itu dilakiukan agar tetap fit daslam berkendara.

Pasutri ini mengaku hanya berkendara enam jam sekali. Namun, jika lelah akan beristirahat di masjid atau beberapa tempat lain yang menjadi tujuannya. Amir Faisol menjelaskan kini mereka telah tiba di Jakarta dan akan melanjutkan perjalanan ke barat, hingga menuju Arab Saudi.

Meski banyak rintangan cuaca dan berkendara, diakui Amir, tak membuat semangat padam. Dia juga menceritakan, mulanya hanya dia yang berniat ibadah umrah ke Mekkah. Namun belakangan, justru istrinya juga berkeinginan untuk ikut.

loading…

“Sebenarnya, awalnya hanya saya yang mau berangkat sendiri ke Mekkah untuk umrah. Namun niat saya malah disambut dengan ikutnya istri saya dan keluarga meski awalnya melarang karena kondisi kami sudah berumur namun alhamdulillah keluarga besar kami juga mendukung lalu kami berangkat dengan niat ibadah suci ini,” katanya Amir Faisol

Selama perjalanan dari Jember ke Jakarta banyak suka dan duka yang ditempuh. Dia menceritakan saat kali pertama perjalanan dimulai dari Kecamatan Kencong, hingga Caruban, Saradan, Madiun keduanya diguyur hujan di perjalanan.

Namun tidak membuat keduanya patah arang, dan semakin semangat untuk menyelesaikan niat baik untuk ibadah di Tanah Suci meski hanya bermodalkan naik sepeda motor.

Keduanya juga berharap doa kepada semua warga Kencong, dan juga teman-teman sukarelawan Brandal Alas serta sukarelawan BPBD dan yang dikenalnya, Doa itu agar perjalanan enam bulan ke depan tidak menuai masalah dan diberi kelancaran hingga sampai tujuan.

“Jadi, untuk keluarga dan sanak saudara yang kenal sama kedua pasangan pasutri tersebut jika ingin lebih jelas tahu seluk beluk perjalanan mereka berdua naik motor menuju Tanah Suci bisa langsung dilihat di Laman YouTube bernama Amir Brandal Alas,” katanya. ( ed )

Pos terkait