Dedi menekankan pentingnya pengawasan anggaran yang maksimal agar tidak terganggu oleh persoalan komunikasi antar pimpinan daerah. “Jangan sampai terganggu karena komunikasi pimpinan daerah yang tidak berjalan dengan baik,” tegasnya, mengingatkan akan dampak negatif disharmoni dalam pemerintahan.
Sinergi Pusat-Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat
Tak hanya fokus pada program daerah, Dedi juga menyoroti urgensi keberhasilan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Sidoarjo. Program-program tersebut meliputi Koperasi Merah Putih, Ketahanan Pangan, hingga program unggulan seperti **Makan Bergizi Gratis** (MBG).
“Kita ingin program nasional tersebut juga bisa sukses di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya. Dedi menyadari bahwa di tengah gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang sedang melanda, masyarakat sangat membutuhkan jaminan kesejahteraan. “Apalagi sekarang gelombang PHK sedang menghantam. Masyarakat butuh jaminan kesejahteraan. Ini soal perut,” sambungnya, menekankan aspek ekonomi riil yang dirasakan warga.
Dedi menegaskan bahwa Partai Demokrat adalah bagian integral dari koalisi nasional pendukung Presiden Prabowo. Di tingkat daerah, Demokrat berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Golkar dalam mendukung pasangan Subandi-Mimik di Pilkada Sidoarjo. “Kami akan dukung maksimal program Pak Presiden Prabowo bisa berjalan sukses. Kami yakin kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya, menunjukkan komitmen penuh terhadap visi pembangunan yang lebih besar.
Baca Juga: Lonjakan Kasus HIV TBC di Sidoarjo Menjadi Peringatan Serius Bagi Kesehatan Masyarakat
Senada dengan Dedi, Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo, Zahlul Yussar, turut menanggapi isu tersendatnya komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Zahlul berharap sinergi antara kedua lembaga tersebut dapat segera membaik demi optimalisasi pelayanan kepada rakyat. “Kami yakin ini hanya persoalan komunikasi saja dan saya meyakini akan bisa selesai dan kembali fokus melayani masyarakat,” tegas Zahlul, menyampaikan optimisme akan resolusi konflik internal ini.












