Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Pamit dari Rumah Halal bi Halal, 9 Pelajar Ini Tongkrongan di Kuburan Chino

A. Daroini
×

Pamit dari Rumah Halal bi Halal, 9 Pelajar Ini Tongkrongan di Kuburan Chino

Sebarkan artikel ini


Kediri, Memo.co.id

Sat Pol PP Kota Kediri kembali melakukan razia di sekitar area Bong Cino dikelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, setelah beberapa waktu lalu digemparkan dengan adanya sepasang ABG yang masih berstatus pelajar diduga melakukan mesum di tempat tersebut.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Dalam razia di Bong Cino Kelurahan Pojok Kota Kediri , petugas berhasil menjaring sebanyak 9 ABG yang masih berstatus pelajar.Ke 9 ABG tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk dilakukan pembinaan.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid mengatakan, razia ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk menciptakan situasi kondusif di Kota Kediri. Sasarannya, beberapa lokasi yang disinyalir rawan di jadikan tempat mesum. “Seperti Bong Chino, kos-kosan dan sejumlah lokasi rawan lainnya,”ujarnya usai razia, Rabu siang (5/7/17).

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Dia menjelaskan, saat petugas melakukan razia, 9 ABG yang terdiri dari 5 laki- laki dan 4 perempuan tersebut terkocar- kacir mengetahui petugas datang. Salah satu dari 9 ABG yang merupakan warga luar Kota Kediri mencoba melarikan diri ketika petugas datang. Namun langkah petugas lebih cepat, sehingga ABG yang terdiri dari 7 warga Kabupaten Nganjuk dan 2 warga Kabupaten Kediri dapat dirazia. “Informasinya ada yang mencoba lari ketika kami datang. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka kami bawa ke kantor untuk mendapatkan tindakan edukatif,”jelasnya.

Usai mendapatkan tindakan edukatif dan dilakukan pendataan, 9 ABG tersebut menyanyikan lagu kebangsaan sebelum kembali diserahkan kepada kedua orang tuanya. “Seperti prosedurnya, tetap kami lakukan tindakan edukatif sebelum diserahkan ke orang tua masing-masing anak,”pungkas Nur Khamid.(eko)

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang