Acara yang digelar pada 30 November 2022 hingga 1 Desember 2022 oleh Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek bekerja sama dengan perancang Edward Hutabarat itu juga menghadirkan fashion show tenun Sumba dan ratusan hasil karya dan koleksi Edward Hutabarat dengan para artisan lokal.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid menyampaikan bahwa kegiatan fashion show adalah kegiatan yang penting dan baik untuk mengangkat dan mengkampanyekan kearifan lokal asal Sumba.
“Kegiatan ini mengangkat kembali wastra Nusantara sebagai karya yang luar biasa,” ujarnya.
Ke depan, ia mengatakan, pihaknya akan terus memunculkan dan mengkampanyekan hasil karya nusantara.
“Pastinya sangat penting mengangkat yang berkualitas, kita selalu terbuka, utamanya yang penting harus jelas dulu kelestarian apa yang akan dimunculkan dan juga harus kuat,” katanya.












