Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa

Ngimami Tarawih di Mushola Hingga Meninggal Dunia di Pengimaman

Avatar
×

Ngimami Tarawih di Mushola Hingga Meninggal Dunia di Pengimaman

Sebarkan artikel ini
Ngimami Tarawih di Mushola Hingga Meninggal di Pengimaman
Ngimami Tarawih di Mushola Hingga Meninggal di Pengimaman

Jombang, Memo |

Ngimami sholat tarawih, di mushola Al Hidayah, Pandean Miagan, Mojoagung, Khadisin (61) ambruk hingga meninggal dunia, di pengimaman, seusai menyelesaikan jamaah tarawih dan witir. Anggota Banser Mojoagung tersebut, menjadi imam di mushola, rutin setiap hari. Ketika meninggal, dia baru menyelesaikan sholat witir, sebagai sholat penutup, ketika menjalankan kegiatan rutin jamaah tarwih di mushola Al Hidayah.

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

Tidak ada tanda tanda penyakit yang diderita Khadisin. Lelaki yang aktif di kegiatan organisasi Banser Mojoagung tersebut, Khadisin dikenal sebagai pribadi yang sholeh dan baik, serta sering membantu tetangga kanan kiri. Dia juga sebagai imam sholat di Mushola Al Hidayah, di desa Pandean Miagan, Mojoagung, Jombang.

Pimpinan GP Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto membetulkan peristiwa itu. Mewakili semua personel Ansor serta Banser, timnya menyatakan sungkawa perasaan mendalam atas meninggalnya Khadisin.

Baca Juga: Dampak Kebakaran Permukiman Padat Kebon Kosong Kemayoran Menghanguskan Ratusan Rumah Warga

Ngimami sholat tarawih, di mushola Al Hidayah, Pandean Miagan, Mojoagung, Khadisin (61) ambruk hingga meninggal dunia, di pengimaman, seusai menyelesaikan jamaah tarawih dan witir
Ngimami sholat tarawih, di mushola Al Hidayah, Pandean Miagan, Mojoagung, Khadisin (61) ambruk hingga meninggal dunia, di pengimaman, seusai menyelesaikan jamaah tarawih dan witir

“ Layak jadi contoh ataupun acuan untuk kita, para kader Ansor atau Banser, dia berdedikasi besar serta antusias penuh keseluruhan dalam berkhidmat di organisasi, konsisten dalam memelihara komitmen untuk agama, bangsa serta negeri,” tutur Gus Antok, panggilan familier Pimpinan Ansor Jombang ini

Ibadah doa tarawih di Langgar Alhidayah Desa Pandean, Dusun Miagan, Kecamatan Mojoagung, Jombang tiba- tiba gempar, Sabtu( 17/ 4/ 2021). Perihal itu menyusul ambruknya imam salat yang bernama Khadisin( 61).

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Awal mulanya tidak terdapat keganjilan. Salat isyak sampai sembahyang tarawih berjalan lancar. Jamah melaksanakan ibadah itu dengab khusuk. Sampai setelah itu dilanjutkan dengan sembahyang witir 3 rakaat selaku penutup.

Nah, berakhir menempuh sembahyang witir seperti itu Khadisin roboh. Para jamaah setelah itu membagikan pertolongan. Tetapi suratan bericara lain. Anggota Banser( Barisan Ansor Serbaguna) Kecamatan Mojoagung ini menghembuskan napas terakhirnya di langgar itu. Malam itu pula jenazah Khadisin dimakamkan. ( frd )