Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Metropolis

Mutiara dari Solo Yang Dibuang PDIP, Imanuel : Beliau Maghnet Politik

Avatar
×

Mutiara dari Solo Yang Dibuang PDIP, Imanuel : Beliau Maghnet Politik

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Memo

Langkah PDIP membuang dan mengeluarkan Jokowi dari partai, setelah tidak memiliki kekuasaan, bakal menghidupkan daya tarik dan mempertebal rasa cinta dari jutaan pendukungnya. Bisa jadi, simpatisan PDIP bakal tergerus karena mereka bagian dari pendukung Joko Widodo.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Sikap PDIP tersebut disorot politikus Partai Gerindra, Immanuel Ebenezer. Dia menyebut Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo adalah mutiara yang terbuang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Menurut pandangan kita di Gerindra, sosok ini, sosok mutiara yang terbuang. Jadi kita mendapatkan mutiara yang bagus, tetap dia menjadi sinar untuk siapa pun,” kata Noel, panggilannya.

Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan

Maka itu, kata Immanuel, tidak heran jika sejumlah partai politik membuka pintu lebar-lebar untuk Jokowi bergabung. Menurut Immanuel, ajakan bergabung tersebut tentu muncul karena track record Jokowi selama ini.

“Itu lah Jokowi, makanya saya bilang Jokowi ini adalah mutiara yang dibuang,” tegas Immanuel.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Apalagi, sambung Immanuel, Jokowi sudah teruji dapat menjadi magnet politik dalam pemilihan umum.

“Dan di magnet itu tidak akan hilang, magnet dia, magnet politiknya tidak akan hilang, kan sudah teruji. Pilkada, terus kemudian setelah Pilkada tetap menjadi perbincangan publik, artinya apa, dia tetap menjadi magnet politik dan itu tidak bisa terbantahkan,” kata Immanuel.

“Bahkan semakin terlegitimasi ketika dia terbuang dari partai yang pernah mengusung dia, jadi apapun yang dilakukan Pak Jokowi tetap dia menjadi magnet politik,” sambungnya.