MEMO – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa arus mudik lebaran tahun ini berjalan dengan aman, nyaman, dan terjangkau. Untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah kebijakan telah disiapkan, mencakup sektor perhubungan, transportasi, dan harga tiket yang lebih bersahabat.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam keterangan pers pada Sabtu (1/3/2025), menjelaskan bahwa pemerintah telah mempersiapkan segala infrastruktur, seperti jalan tol dan non-tol, serta fasilitas transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian, agar semuanya dalam kondisi optimal. “Posko kesehatan dan keamanan akan didirikan, terutama di lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan dan bencana,” tambahnya.
Dengan prediksi lonjakan pemudik yang tinggi pada lebaran kali ini, Menko AHY menegaskan bahwa layanan transportasi multi-moda akan dioptimalkan. Pemerintah akan menambah jumlah penerbangan, jadwal kereta api, dan kapal laut untuk melayani masyarakat yang akan mudik.
Selain itu, posko mudik terpadu yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga akan berfungsi untuk memantau arus mudik secara real-time dan mengambil langkah cepat dalam mengatasi potensi masalah. Sistem pemantauan berbasis data, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI), akan digunakan untuk melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan.
Hal yang tak kalah penting, pemerintah berencana untuk menertibkan truk-truk ODOL (Over Dimension dan Over Load), yang kerap kali menyebabkan kecelakaan di jalan. AHY juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan Kementerian PAN RB untuk menerapkan sistem work from anywhere (WFH), yang bertujuan untuk mengurangi kepadatan arus mudik, terutama di sekitar waktu-waktu puncak.
Mulai 24 Maret 2025, kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dengan membagi waktu mobilitas mudik lebih merata. Pemerintah juga telah membuat kebijakan tarif lebih terjangkau, terutama untuk tiket penerbangan domestik. Di tahun ini, ada pengurangan biaya kebandarudaraan, biaya avtur, fuel surcharge, serta diskon PPN yang akan ditanggung oleh pemerintah. Hal ini akan membuat harga tiket penerbangan lebih ringan di kantong masyarakat.
Tak ketinggalan, pemerintah juga memberikan insentif berupa diskon tarif tol di beberapa ruas jalan tol untuk meringankan beban biaya perjalanan mudik.
Sebagai bagian dari upaya pemerataan dan membantu masyarakat yang kurang mampu, Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan akan menggelar mudik gratis untuk 100.000 orang, menggunakan moda transportasi seperti bus, kereta api, dan kapal laut.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












