Memo, Lampung
Perjalanan laut yang seharusnya tenang berubah menjadi teka-teki. Di tengah perairan Bakauheni, Lampung Selatan, seorang penumpang KMP Mufidah, Primo Lumbantoruan, tiba-tiba menghilang. Sebuah pencarian dramatis pun dimulai, dari sudut-sudut kapal hingga akhirnya menguak sebuah fakta mengejutkan dari rekaman kamera pengawas.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari laporan keluarga. Mereka menyadari salah satu anggota keluarganya tidak ada di tempat. Setelah pencarian di dalam kapal tidak membuahkan hasil, kekhawatiran berubah menjadi kepanikan. “Karena tidak juga ditemukan, keluarga akhirnya melapor kepada pihak kapal bahwa ada anggota keluarga yang hilang,” kata Yuni.
Merespons laporan itu, kru kapal segera memeriksa rekaman CCTV. Apa yang mereka temukan menjadi jawaban atas misteri hilangnya Primo. Kamera itu merekam detik-detik mengerikan: seorang penumpang terlihat jelas melompat dari lambung kanan kapal. “CCTV memperlihatkan ada seseorang yang melompat dari atas kapal,” ujar Yuni.
Setelah menemukan petunjuk penting ini, pihak kapal segera berkoordinasi dengan otoritas terkait. Laporan segera diteruskan ke KSOP Merak untuk melakukan pengecekan di lokasi jatuhnya korban. Sesampainya di Pelabuhan Merak, rekaman CCTV ditinjau ulang untuk menentukan titik pasti insiden tersebut.
Hingga kini, pencarian masih terus berlangsung. Sebuah tim gabungan yang terdiri dari Ditpolair Polda Lampung dan Basarnas diterjunkan untuk menyisir lokasi, berharap dapat menemukan Primo Lumbantoruan dan mengakhiri misteri yang menyelimuti perjalanan KMP Mufidah ini.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












