Example floating
Example floating
Life Style

Misteri Mengerikan Terungkap: Wabah Penyakit Pes Kembali Mengganas di Mongolia!

Alfi Fida
×

Misteri Mengerikan Terungkap: Wabah Penyakit Pes Kembali Mengganas di Mongolia!

Sebarkan artikel ini
Misteri Mengerikan Terungkap: Wabah Penyakit Pes Kembali Mengganas di Mongolia!
Misteri Mengerikan Terungkap: Wabah Penyakit Pes Kembali Mengganas di Mongolia!

Pada kasus penyakit pes yang terdeteksi di Cina, dua pasien didiagnosis menderita pes bubonik. Jenis pes ini merupakan yang paling umum ditemui. Bakteri pada pes bubonik menyebar melalui sistem limfatik dan akhirnya mengenai kelenjar getah bening.

Penyakit Pes: Jenis, Gejala, dan Upaya Pencegahan yang Perlu Diketahui

Selain bubonik, ada jenis pes lainnya, yakni pes septicemic di mana bakteri telah masuk ke dalam peredaran darah, serta pes pneumonik yang sangat berbahaya karena bakteri menyerang paru-paru.

Baca Juga: Rahasia Kopi Hitam Tanpa Gula Manfaat Ajaib untuk Kesehatan

Gejala penyakit pes

Tanda dan gejala pes bubonik meliputi:

Baca Juga: Jenis-jenis Minyak Goreng yang Harus Dihindari untuk Kesehatan

  • Demam disertai menggigil
  • Tubuh terasa lemah
  • Kejang
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Timbul benjolan seukuran telur ayam di pangkal paha, selangkangan, leher, atau ketiak

Umumnya, gejala pes bubonik muncul dalam rentang waktu 1-7 hari setelah individu terinfeksi. Menurut WHO, penyakit pes bubonik seperti yang ditemukan di Cina dapat berujung fatal apabila tidak ditangani secara tepat dan cepat.

Menurut sumber dari Everyday Health, untuk mengidentifikasi penyakit pes, dokter akan mengambil sampel darah atau kelenjar getah bening dan mengirimkannya ke laboratorium untuk pengujian. Hasil awal dapat diperoleh dalam dua jam, sedangkan konfirmasi resmi memerlukan waktu 24 hingga 48 jam, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Baca Juga: Moon Face: Apa Itu, Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Setelah terdiagnosis, pasien penyakit pes seperti yang terjadi di Cina harus menjalani perawatan inap, dan jika terjadi wabah pneumonia pada pasien, langkah isolasi akan diambil dalam ruangan khusus guna mencegah penularan dari satu manusia ke manusia lainnya.

Penyakit Pes Muncul Kembali di Mongolia Bagian Dalam: Penyebab, Gejala, dan Tindakan Pencegahan

Dalam kasus baru penyakit pes di Mongolia bagian dalam, Cina, dua individu telah terjangkit penyakit ini. Pes bubonik, yang merupakan jenis yang paling umum ditemukan, adalah penyebab di balik infeksi ini. Gejala seperti demam, nyeri otot, dan benjolan di berbagai bagian tubuh, harus diwaspadai dengan cermat, terutama jika seseorang memiliki riwayat paparan kutu atau tikus.

Mendiagnosis penyakit ini memerlukan pengujian laboratorium, yang hasil awalnya dapat diperoleh dalam waktu singkat. Namun, konfirmasi resmi memerlukan waktu yang lebih lama. Jika tidak ditangani dengan cepat, pes bubonik dapat berakibat fatal.

Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan, termasuk isolasi pasien yang terinfeksi, perlu diterapkan untuk mengendalikan penyebaran penyakit dari manusia ke manusia. Dalam menghadapi ancaman penyakit pes, kewaspadaan, edukasi, dan tindakan cepat sangatlah penting bagi kesehatan masyarakat.