Example floating
Example floating
TULUNGAGUNG

Misteri Jasad Perempuan di Sungai Brantas Tulungagung Terpecahkan, Korban Pengidap Depresi dari Bojonegoro

A. Daroini
×

Misteri Jasad Perempuan di Sungai Brantas Tulungagung Terpecahkan, Korban Pengidap Depresi dari Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
Misteri Jasad Perempuan di Sungai Brantas Tulungagung Terpecahkan, Korban Pengidap Depresi dari Bojonegoro

Tulungagung, Memo
KETEGANGAN dari misteri jasat perempuan di sungai Brantas Tulungagung, menyelimuti proses identifikasi sesosok jasad perempuan di Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, Selasa kemarin. Hari ini sudah terkuak.

Korban akhirnya teridentifikasi sebagai seorang wanita berusia 36 tahun asal Bojonegoro, mengakhiri misteri yang sempat menggegerkan warga sekitar.

Baca Juga: Ratusan Warga 212 Datangi Kantor Kecamatan Rejotangan, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak

Kepastian identitas Suyanti disampaikan oleh Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, pada Rabu, 9 Juli 2025. Proses identifikasi dilakukan secara cermat oleh Unit Inafis Polres Tulungagung bekerja sama dengan petugas Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Iskak.

“Identitas korban yang ditemukan meninggal di Sungai Brantas pada Selasa (8/7/2025) kemarin sudah berhasil terungkap. Korban merupakan Suyanti, warga Kabupaten Bojonegoro,” ujar Ipda Nanang.

Baca Juga: Geger Skandal Bulan Puasa Istri Sah Gerebek Suami Oknum Pegawai BUMN Tuban Di Kamar Hotel Bareng ASN Tulungagung Hingga Viral Di Medsos

Sebelumnya, jasad Suyanti ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, mengapung dan tersangkut bebatuan di tengah Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Desa Bendosari. Saat proses evakuasi, jenazah korban masih utuh dan tidak ditemukan adanya luka mencurigakan. Temuan ini sempat memicu spekulasi di kalangan warga setempat.

Setelah identitas korban dipastikan, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga Suyanti di Bojonegoro. Konfirmasi dari pihak keluarga membenarkan bahwa Suyanti adalah anggota keluarga mereka. Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi dari keluarga, Suyanti diketahui mengidap depresi.

Baca Juga: Geger Puluhan Murid SD di Tulungagung Alami Keracunan Diduga Karena MBG Hingga Dilarikan ke Puskesmas Terdekat di Tahun 2026

Dengan identitas yang jelas dan persetujuan keluarga, jenazah Suyanti pun segera diantar oleh petugas ke rumah duka di Bojonegoro untuk prosesi pemakaman.

Meski identitas korban sudah terungkap, misteri di balik kematian Suyanti belum sepenuhnya terurai. Kepolisian masih terus menelusuri penyebab pasti kematian dan kronologi kejadian sebelum korban ditemukan mengapung di sungai.

“Kami masih mendalami kronologi korban sebelum ditemukan meninggal dunia di Sungai Brantas dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Kami juga masih mencari tahu apakah korban selama ini tinggal di Tulungagung atau seperti apa,” pungkas Ipda Nanang, menunjukkan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mendapatkan gambaran utuh.

Warga Desa Bendosari sebelumnya dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan ini pada Selasa pagi (8/7/2025). Sekitar pukul 08.30 WIB, seorang warga yang hendak membuang sampah di belakang rumahnya melihat jasad tersebut tersangkut di bebatuan di tengah aliran Sungai Brantas.

Tim gabungan dari berbagai unsur segera bergerak dan melakukan evakuasi sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan perahu karet. Pada saat evakuasi, petugas tidak menemukan identitas apapun dari tubuh korban, yang sempat membuat proses identifikasi menjadi tantangan awal.

Berdasarkan perkiraan awal, korban saat itu diperkirakan berusia antara 35 hingga 40 tahun. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke IKF RSUD dr. Iskak untuk proses identifikasi lebih lanjut.