Example floating
Example floating
BLITAR

Misteri Dibalik Mual dan Muntah Massal di Blitar, Dinkes Telusuri Jejak Racun di Kolak dan Bakso

A. Daroini
×

Misteri Dibalik Mual dan Muntah Massal di Blitar, Dinkes Telusuri Jejak Racun di Kolak dan Bakso

Sebarkan artikel ini
Misteri Dibalik Mual dan Muntah Massal di Blitar, Dinkes Telusuri Jejak Racun di Kolak dan Bakso

Blitar, Memo|
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar bergerak cepat menyelami teka-teki di balik dua insiden keracunan yang terjadi di wilayah Wonotirto dan Selorejo. Tim khusus telah diterjunkan untuk mengambil sampel makanan yang diduga menjadi biang keladi, mengirimkannya ke laboratorium kesehatan demi mengungkap penyebab pasti musibah yang menimpa puluhan warga. Sementara itu, kabar baik menghampiri para korban yang menjalani perawatan, kondisi mereka dilaporkan berangsur pulih.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto, mengungkapkan bahwa puluhan warga Desa Selorejo mengalami serangkaian gejala tak mengenakkan, mulai dari mual, muntah, pusing hebat, hingga diare akut. Gejala-gejala ini muncul setelah mereka menyantap hidangan kolak kacang hijau dan pisang ambon yang disediakan oleh panitia sebuah acara.

Baca Juga: NasDem Blitar Geram, Minta Tempo Minta Maaf Terbuka

“Hingga Senin (12/5) siang, masih ada dua orang yang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Selain itu, sembilan orang lainnya dirawat di Puskesmas Boro, tiga orang di Puskesmas Kesamben, dan enam orang mendapatkan penanganan medis di Klinik Pelita Husada,” terang Anggit, merinci kondisi terkini para korban di Selorejo.

Sebagai respons cepat terhadap kejadian ini, Dinkes Kabupaten Blitar langsung mengambil langkah krusial dengan mengirimkan sampel kolak kacang hijau yang diduga kuat menjadi sumber keracunan ke laboratorium di Surabaya. Hasil dari uji laboratorium ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mengidentifikasi kandungan zat berbahaya yang menyebabkan keracunan massal tersebut.

Baca Juga: PDIP Kota Blitar Siap Rebut Lagi Kursi Wali Kota