
Terapkan Protokol Kesehatanan
Ditanya wartawan tentang ketentuan dan pelaksanaan protokol kesehatan di lokasi obyek wisata, mas Dhito menjelaskan, bahwa semua pelaksanaan kunjungan wisata tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Pantia juga memberi fasilitas tentang pengetrapan protokol kesehatan.
Baca Juga: Menyingkap Misteri Situs Adan-Adan Kediri yang Viral Karena Ukurannya Melebihi Borobudur
” Semua pengunjung tetep pakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Kapastitas pengunjungnya juga dibatasi, maksimal 5o mprosen dari kapasitas kunjuhgan,” jelas Mas Dhito
Melanggar Prokes, Akan Ditutup
Demikian juga tentang kapasitas pengunjung, setidaknya, maksimal separuh dari kapasitas kunjungan .” Semua harus ditaati. Jika nanti, ada pelanggarannya, tidak segan segan, kami akan tutup kembali. Bagaimananpun juga, kesehatan tetap menjadi prioritas,” kata Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito.
Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah
Sebagaimana diberitakan Memo sebelumnya, Buparti Kediri Mas Dhito melakukan kunjungan ke lokasi obyek wisata Gunung Kelud untuk melihat kemungkinan wisata itu dibuka kembali.
Sekaligus juga memastikan kesiapan pihak pengelola, terkait dengan pelaksanaan kunjungan wisata di tengah pandemi covid 19.
Baca Juga: Penemuan Artefak Batu Yoni di Sawah Kediri Menguak Jejak Peradaban Masa Lalu
Sebagai konskuensi dari pembukaan wisata Gunung Kelud, pihaknya hartus mempersiapkan saran dan prasaran terkit dengan protokol kesehatan. Diantaranya, dengah menyiapkan tempat cuci tangan, di beberapa titik, di sepajang jalan menuju kawah Gunung Kelud.












