Merespons panggilan darurat tersebut, tim penyelamat gabungan segera bergerak. Satu tim rescue yang terdiri dari personel Kansar Pangkalpinang, Anak Buah Kapal (ABK) KN SAR Karna, Polairud Polda Babel, Badan Keamanan Laut (Bakamla), Pramuka Peduli, serta beberapa anggota keluarga wisatawan, bergegas menuju lokasi menggunakan KN SAR Karna 246 yang dinakhodai oleh Kapten Tama Sinaga pada pukul 18.20 WIB.
“Tim SAR dengan sigap mengevakuasi para wisatawan yang terdiri dari berbagai usia, mulai dari balita, anak-anak, hingga orang dewasa,” tutur Oka.
“Kapal nelayan yang digunakan para wisatawan dan masih dalam kondisi mati mesin turut di-towing (ditarik) menggunakan KN SAR Karna menuju pelabuhan PTS Pangkalbalam,” imbuhnya.
Setibanya di pelabuhan, seluruh wisatawan dan awak kapal menjalani pemeriksaan medis. Kabar baiknya, seluruhnya dipastikan dalam kondisi sehat dan selamat dari insiden menegangkan di tengah laut tersebut.












