Melihat dari akun media sosialnya, Edhy Prabowo beberapa hari terakhir sedang melakukan kunjungan ke AS. Salah satunya ikut menghadiri penandatanganan kerja sama antara KKP dengan Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.
Ketua KPK, Firli Bahuri, menyatakan Edhy ditangkap sepulang dari Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat. ” Menteri KP diamankan KPK di Bandara (terminal) 3 Soetta saat kembali dari Honolulu,” kata Firli dalam pesan singkat.
Menurut sumber di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Edhy memang melakukan kunjungan kerja ke Hawaii pada 20 November. Di Hawaii, Edhy mempelajari produksi benih-benih udang, khususnya vaname yang hendak dibudidayakan di Indonesia.
Ia mengunjungi Oceanic Institute (OI) di Honolulu. OI merupakan organisasi penelitian dan pengembangan nirlaba yang fokus pada produksi induk udang unggul, budidaya laut, bioteknologi, dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Adapun penangkapan Edhy diduga terkait izin ekspor benih lobster atau benur. Hingga berita ini ditulis, Menteri Edhy Prabowo tengah berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan. KPK segera mengumumkan status hukum Edhy dalam waktu dekat. ( ed )












