Jakarta, Memo |
Menteri Agama gagal lagi perjuangkan jamaah haji Indonesia untuk menyegerakan ibadah haji ke tanah suci. Indonesia tahun lalu, gagal memberangkatkan jamaah haji ke Mekah, tahun ini, gagal lagi.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay meminta penjelasan resmi dan terbuka atas hal tersebut. Sebab, otoritas Arab Saudimenyatakan sama sekali belum mengeluarkan instruksi apa pun terkait penyelenggaraan haji tahun ini.
Kementerian Agama Gagalkan Jamaah Haji Indonesia Sepihak, Tak Lakukan Komunikasi dengan Kerajaan Saudi
“Semestinya, dari awal Kementerian Agama melakukan komunikasi intensif dengan pihak Saudi. Dengan pembatalan sepihak yang dilakukan kemenag tanpa berkomunikasi dengan Saudi, akan menimbulkan polemik dan juga memunculkan pandangan-pandangan spekulatif di tengah masyarakat. ” kata Saleh.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Lebih lanjut, Saleh juga mengatakan bahwa dari yang tersirat isi surat tersebut, Pemerintah di Kerajaan Saudi, sangat terbuka untuk berkomunikasi dengan Indonesia.” Dari surat yang beredar tersebut, ada pesan bahwa sesungguhnya pihak Saudi sangat terbuka untuk berdiskusi dan berkomunikasi dengan Indonesia,” kata Saleh kepada wartawan di Jakarta, Jumat (4/6/2021).
Alasan Vaksin Covid Tak Mendasar
Atas dasar itu, sambung Ketua DPP PAN ini, wajar jika Fraksi PAN menanyakan langkah apa saja yang telah dilakukan oleh Kemenag dalam mengupayakan terlaksananya haji tahun 2021. Sebab sebelumnya beredar informasi bahwa jamaah haji Indonesia tidak bisa diberangkatkan karena vaksin yang dipakai jamaah haji kita belum masuk daftar WHO.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional












