Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Menteri Agama Gagal Lagi Perjuangkan Jamaah Haji Indonesia

A. Daroini
×

Menteri Agama Gagal Lagi Perjuangkan Jamaah Haji Indonesia

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama Gagal Lagi Perjuangkan Jutaan Jamaah Haji Indonesia
Menteri Agama Gagal Lagi Perjuangkan Jutaan Jamaah Haji Indonesia

“Itu sempat heboh. Apakah itu memang benar? Ini perlu diklarifikasi. Sebab, minggu lalu vaksin Sinovac telah terdaftar di list-nya (Emergency Use Listing) WHO. Kalau itu alasannya, semestinya sekarang ini sudah bisa diberangkatkan,” ujarnya.

Tahun Kedua Pemerintah Gagal Berangkatkan Jamaah Haji

Menurut Saleh, persoalan pemberangkatan haji ini dinilai akan menjadi isu krusial. Sebab, ini adalah tahun kedua Indonesia tidak memberangkatkan calon jamaah haji. Artinya, antrean akan semakin panjang dan tanpa kejelasan kapan mereka akan bisa diberangkatkan.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

“Apakah ada jaminan akan berangkat tahun depan? Tidak ada kan? Tahun lalu juga begitu kok. Katanya akan berangkat tahun ini. Nyatanya, tidak juga. Lalu kapan?,” tukas legislator asal Sumatera Utara itu.

Indonesia Tertinggal dengan Malaysia

Bahkan, mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini menambahkan, Indonesia dinilai sangat tertinggal dalam melakukan diplomasi haji dengan Saudi.

Dari berita yang beredar, pemerintah Malaysia malah justru sudah bertemu dengan putra mahkota kerajaan Saudi. Dari pertemuan itu, kerajaan Malaysia dijanjikan akan menerima tambahan kuota sebanyak 10.000.

Surat Dubes Arab Saudi

Dalam konteks ini, dia menambahkan, Kemenag perlu memberikan penjelasan terkait surat Dubes Arab Saudi untuk Indonesia tersebut. Atau, Kemenag perlu melakukan negosiasi langsung terkait rencana pemberangkatan haji. Harapannya, tahun ini Indonesia tetap bisa memberangkatkan calon jamaah haji, walupun dengan jumlah kuota yang dikurangi.

“Kemarin kan kementerian agama membatalkan keseluruhan. Semestinya, pemerintah tetap membuka peluang untuk memberangkatkan jamaah. Minimal, jamaah haji plus dengan pelayanan berbasis protokol kesehatan,” pungkas mantan ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini