Survei tersebut juga melibatkan 1.220 responden dengan toleransi kesalahan sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebelumnya, Anies Baswedan, calon presiden potensial, bertemu dengan Susi Pudjiastuti pada Senin (24/7). Pertemuan tersebut menimbulkan spekulasi bahwa Anies akan mengajak Susi sebagai calon wakil presiden.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Setelah pertemuan itu, Susi mengakui bahwa telah ada pembahasan politik dengan Anies, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
“Saya membahas sedikit tentang politik. Terlalu banyak pembicaraan sehingga saya lupa,” kata Susi kepada CNNIndonesia.com pada Selasa (25/7).
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Ia menambahkan, “Tidak ada pembicaraan tentang cawapres, tidak ada.”
Elektabilitas Susi Pudjiastuti: Tantangan dan Potensi di Bursa Calon Wakil Presiden
Perjalanan elektabilitas Susi Pudjiastuti mencerminkan tantangan dan potensi di dunia politik. Meskipun angka elektabilitasnya masih jauh dari pesaing utama seperti Erick Thohir, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno, potensi perolehan dukungan dari masyarakat masih ada.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Sebagai salah satu tokoh ternama dan berpengalaman di dunia pelayaran dan kemaritiman, popularitas Susi mungkin masih memiliki peluang untuk berkembang dalam bursa calon wakil presiden.
Namun, langkah politik berikutnya harus diambil dengan cermat untuk meningkatkan elektabilitas dan mengatasi tantangan politik yang ada.












