Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Politik Birokrasi

Mendagri Tito Sidak Pasar Induk: Ada yang Stabil, Tapi Komoditas Ini Naik Lagi

Avatar
×

Mendagri Tito Sidak Pasar Induk: Ada yang Stabil, Tapi Komoditas Ini Naik Lagi

Sebarkan artikel ini
Mendagri Tito Sidak Pasar Induk Ada yang Stabil Tapi Komoditas Ini Naik Lagi

MEMO – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang juga bertindak sebagai anggota Tim Pengendali Inflasi, melakukan inspeksi mendadak di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Sidak ini dilakukan untuk memastikan laporan yang disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Saya ingin membandingkan langsung apa yang tadi dijelaskan oleh Pak Wali Kota di dalam presentasi dengan kondisi nyata di pasar. Beliau tadi menyebutkan ada kenaikan pada beberapa komoditas,” ujar Tito pada Jumat, 3 Januari 2025.

Setelah melakukan pengecekan, Tito menemukan bahwa harga cabai rawit sebelumnya mengalami penurunan, namun kini mulai naik lagi. Sementara itu, stok bawang merah yang melimpah sempat menekan harga saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), tetapi kini mulai naik kembali seperti sebelum periode liburan tersebut.

“Minyak goreng yang katanya mengalami kenaikan ternyata stabil ketika saya cek langsung di pasar, bahkan stoknya juga mencukupi. Namun, laporan menunjukkan ada kenaikan pada beberapa barang seperti telur ayam ras, cabai merah, cabai keriting, minyak goreng, bawang merah, dan daging ayam ras,” jelas Tito.

Meski begitu, Tito menegaskan bahwa tiga komoditas masih menunjukkan tren kenaikan, yaitu cabai merah keriting, cabai rawit, dan minyak goreng. Sementara itu, harga beras dan daging sapi tetap stabil, dan sebagian besar kebutuhan pokok lainnya tidak menunjukkan perubahan signifikan.

Tito juga memberikan analisisnya mengapa harga beberapa komoditas sempat turun di Kota Tangerang. Menurutnya, kondisi ini disebabkan oleh banyaknya warga yang pergi berlibur selama masa Nataru, sehingga stok barang melimpah tetapi permintaan menurun. Setelah warga kembali dari liburan, permintaan mulai meningkat, dan harga kembali naik ke level normal.

“Secara keseluruhan, harga bahan pangan di Kota Tangerang cenderung stabil. Penurunan harga yang sempat terjadi kemungkinan karena stok melimpah dan pembeli sedang sedikit, tetapi kini harga kembali normal,” tambahnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga merilis laporan pada 1 Januari 2025 bahwa inflasi mengalami kenaikan tipis, terutama di sektor makanan dan minuman. Menurut Tito, hal ini adalah tren yang wajar selama masa libur besar seperti Nataru atau Lebaran, karena permintaan cenderung melonjak.

“Namun, BPS juga mencatat bahwa secara umum harga barang dan jasa relatif stabil. Bahkan, tarif transportasi mengalami penurunan setelah kebijakan Presiden untuk memangkas biaya angkutan udara sebesar 10 persen berhasil diterapkan,” kata Tito.

Ia kembali menjelaskan bahwa kenaikan signifikan terjadi pada beberapa komoditas seperti cabai merah, cabai keriting, cabai rawit, telur ayam ras, bawang merah, daging ayam ras, dan minyak goreng. “Itulah beberapa bahan pangan yang mencatatkan kenaikan harga,” tutup Tito.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini