Example floating
Example floating
inspirasi

Majalah Kemenperin Sabet Penghargaan Humas Bergengsi

Avatar
×

Majalah Kemenperin Sabet Penghargaan Humas Bergengsi

Sebarkan artikel ini

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM). Selain program pembinaan dan pengembangan, Kemenperin juga aktif membangun saluran komunikasi melalui media massa, salah satunya dengan menerbitkan Majalah GEMA IKMA setiap tahun.

Majalah ini menjadi wadah publikasi untuk berbagai strategi pembinaan dan pemberdayaan IKM di seluruh Indonesia. “Majalah GEMA IKMA hadir dalam format cetak dan daring. Isinya mengemas kebijakan pemerintah dan kisah sukses para pelaku IKM,” ungkap Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, di Jakarta, Jumat (28/2).

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Diterbitkan secara triwulanan oleh Ditjen IKMA Kemenperin, Majalah GEMA IKMA dapat diakses secara daring di ikm.kemenperin.go.id. Selain itu, majalah ini juga dicetak dan didistribusikan ke berbagai instansi dan fasilitas umum terkait, termasuk Dinas Perindustrian, Balai Riset, sekolah dan perguruan tinggi di bawah Kemenperin, serta Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

“Majalah GEMA IKMA berperan sebagai media informasi bagi para penggerak dan pemangku kepentingan IKM. Keberhasilan pembinaan IKM harus diupayakan secara berkelanjutan,” tegas Reni.

Baca Juga: Dansatgas TMMD ke-127 Sekaligus Dandim 0809/Kediri Tinjau Langsung Sasaran Pembangunan di Desa Gadungan

Berkat konsistensinya, Majalah GEMA IKMA berhasil meraih penghargaan bergengsi dari PR Indonesia Award (PRIA) 2025. Edisi 84 tahun 2024 dengan tema “Omzet Melesat Berkat Sertifikat TKDN” memenangkan kategori majalah internal.

Sekretaris Ditjen IKMA, Yedi Sabaryadi, menyampaikan komitmen Ditjen IKMA untuk terus mendokumentasikan dan menyebarluaskan kebijakan serta tantangan yang dihadapi IKM. “Kami juga menyediakan layanan informasi yang kredibel untuk publik,” kata Yedi. “Penyebaran informasi ini mendukung program peningkatan kapasitas pelaku IKM agar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran,” tambahnya.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

PR Indonesia Awards (PRIA) merupakan ajang kompetisi kinerja kehumasan yang mencerminkan pencapaian tertinggi di Indonesia. Penghargaan ini diselenggarakan oleh PR Indonesia, sebuah lembaga yang fokus pada industri kehumasan dan komunikasi.

PR Indonesia menyelenggarakan berbagai program, termasuk pelatihan PR dan PR Indonesia Outlook. PRIA diadakan setiap tahun dan diikuti oleh berbagai lembaga pemerintah dan korporasi.

Pada tahun 2024, PRIA menerima 699 entri dari berbagai kategori, seperti Owned Media dan Program CSR. PRIA menilai produk berdasarkan ide kreatif, desain, konten, dan nilai kehumasan.

Sekretariat Ditjen IKMA mengajukan Majalah GEMA IKMA Edisi 84 dengan tema “Omzet Melesat Berkat Sertifikat TKDN” dalam kategori Owned Media. Majalah ini dinilai oleh dewan juri sebagai penerima penghargaan PRIA 2025.

“Penjurian untuk kategori owned media menilai aspek kreatif, branding, desain, dan pesan yang disampaikan dalam majalah,” jelas Yedi. Dewan juri terdiri dari para pakar dan praktisi kehumasan dari berbagai bidang.

Acara puncak PR Indonesia Awards 2025 diadakan di Bandung pada 25-27 Februari 2025, bertepatan dengan perayaan satu dekade PR Indonesia.