“Dari informasi warga, awalnya anak-anak itu main di selokan saat hujan. Saat itu, arus air selokan cukup deras. Dua anak hanyut, satu berhasil diselamatkan dan yang satu hilang,” kata Yusupin (35) warga Tembalang.
Selanjutnya sejumlah warga melakukan pencarian dengan menyusuri aliran selokan. Namun hingga malam, korban belum ditemukan. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang. Laporan diteruskan ke Basarnas dan pihak terkait.
Tim gabungan langsung melakukan pencarian. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan dan pencarian dilanjutkan keesokan harinya.












