Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Lion Air Resmi Jadi Bagian Penting Angkutan Haji 2025

Avatar
×

Lion Air Resmi Jadi Bagian Penting Angkutan Haji 2025

Sebarkan artikel ini

MEMO – Kabar gembira datang bagi calon jemaah haji Indonesia! Maskapai penerbangan Lion Air dipastikan akan turut serta dalam melayani angkutan udara menuju Tanah Suci pada musim haji tahun 2025 ini. Sebelumnya, layanan penerbangan haji dari Indonesia hanya dioperasikan oleh dua maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Dwi Andika Wicaksana, menyampaikan bahwa ke depannya akan ada tiga maskapai yang bertugas mengangkut para jemaah haji dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Tanah Suci. “Berdasarkan informasi yang kami terima, akan ada tiga maskapai yang terlibat, yakni Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, dan Lion Air,” ungkapnya pada Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga: Ziarah ke Makam Ayahnya, Megawati Pertegas Semangat Merawat Warisan Bung Karno 

Lebih lanjut, Dwi juga menginformasikan bahwa layanan jalur cepat (fast track) ‘Makkah Route’ di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan dipindahkan operasionalnya ke Terminal 2F selama musim haji. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah dan melancarkan perjalanan umat muslim dalam menunaikan rukun Islam yang kelima.

Menurut Dwi, fasilitas layanan ‘Makkah Route’ ini diperuntukkan bagi jemaah haji yang berasal dari Embarkasi Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Grand El Haj Cipondoh, Tangerang, serta sebagian wilayah Jawa Barat. “Kami dari Angkasa Pura Indonesia telah mengambil keputusan untuk mengimplementasikan layanan ini di Terminal 2F selama musim haji berlangsung,” jelasnya.

Baca Juga: Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Dwi mengungkapkan bahwa salah satu alasan pemindahan ini adalah karena operasional terminal umrah telah lebih dulu dialihkan dari Terminal 2D ke Terminal 2F. Berdasarkan hasil persiapan yang telah dilakukan, Terminal 2F dinilai sudah cukup representatif dan nyaman untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada para jemaah haji.

“Secara fisik, kami sudah siap dan yakin dapat beroperasi dengan baik di Terminal 2F. Saat ini, yang menjadi fokus adalah penyelesaian pengaturan lainnya, seperti koordinasi yang intensif dengan Kementerian Agama Republik Indonesia serta pihak-pihak terkait dari Arab Saudi,” tuturnya.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Fasilitas ‘Makkah Route’ di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilengkapi dengan sejumlah konter imigrasi dari pemerintah Arab Saudi. Keberadaan konter ini memungkinkan dilakukannya proses pre-clearance keimigrasian dalam waktu yang relatif singkat, yaitu sekitar 60 detik untuk setiap penumpang pesawat atau jemaah haji.