Example floating
Example floating
Jatim

Lestarikan Tradisi di Era Digital ? Begini Strategi Universitas Ma Chung yang Bikin Melek Zaman

Ferdi Ragil
×

Lestarikan Tradisi di Era Digital ? Begini Strategi Universitas Ma Chung yang Bikin Melek Zaman

Sebarkan artikel ini
Strategi Universitas Ma Chung yang Bikin Melek Zaman

Malang, Memo
Tantangan menjaga warisan budaya di tengah derasnya arus budaya populer dijawab Universitas Ma Chung melalui pendekatan hibriditas budaya. Konsep ini diyakini mampu menjaga tradisi agar tetap hidup, relevan, dan dimengerti generasi muda.

Anggrah Diah Airlinda, S.S., M.TCSOL., Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Ma Chung, menyebut bahwa budaya tradisional tak boleh terjebak dalam kekakuan. Sebaliknya, ia harus berdialog dengan zaman agar tak sekadar menjadi tontonan kosong.

Baca Juga: Ketua DPRD Magetan Suratno Tersangka Kasus Korupsi Dana Pokir Ratusan Miliar

“Ini bukan kontradiksi, tapi bentuk keterbukaan budaya Tionghoa terhadap zaman. Contohnya, ChiFest 2025 yang memadukan Barongsai dengan musik modern adalah praktik nyata dari hibriditas budaya,” ujar Laoshi Anggrah, Jumat (18/7/2025).

Ia menegaskan pentingnya menjaga filosofi di balik setiap ekspresi budaya. Gerakan dalam Barongsai, misalnya, bukan sekadar atraksi visual. Ada makna simbolik tentang kekuatan, kerja sama, dan keharmonisan yang harus dipahami.

Baca Juga: Skandal Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan Seret Sang Ketua Menuju Jeruji Besi