Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa

Ledakan Bubuk Petasan di Blitar, Empat Orang Meninggal dan Puluhan Rumah Rusak

A. Daroini
×

Ledakan Bubuk Petasan di Blitar, Empat Orang Meninggal dan Puluhan Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
Ledakan Bubuk Petasan di Blitar, Empat Orang Meninggal dan Puluhan Rumah Rusak

Sebuah ledakan yang diduga bersumber dari petasan, terjadi di Dusun Sadeng, Desa Karang Bendo, Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar, Minggu (19/2/2023) malam jelang pukul 23.00 WIB.
Senin (20/1/2023) dini hari, satu rumah warga luluh lantak dengan tanah. Sedangkan, 20-an rumah lainnya dilaporkan mengalami kerusakan, mulai atap rusak hingga kaca pecah.

AKBP Argo Wiyono Kapolres Blitar mengatakan, ledakan tersebut berasal dari sebuah rumah yang jadi tempat penyimpanan bubuk petasan. Kampung tersebut, kata dia, memang dikenal sebagai tempat meracik petasan untuk disiapkan menyambut bulan Ramadan.

Baca Juga: Fenomena Jenazah Warga Demak Hidup Lagi Saat Hendak Dimandikan Gegerkan Jagat Maya

Dari peristiwa ledakan itu ada empat orang ditemukan meninggal. Dengan rincian, satu korban laki-laki berhasil teridentifikasi diduga pemilik rumah sumber ledakan, sementara tiga lainnya belum.

“Sampai sekarang petugas masih mendata kerusakan di lokasi. Ledakan diperkirakan tejadi Minggu jam setengah 11 malam. Dentuman terdengar 10 kilometer lebih. Sampai pagi ini ada 25 rumah yang rusak berat karena dampak ledakan,” ujar Argo , Senin.

Baca Juga: Dampak Kebakaran Permukiman Padat Kebon Kosong Kemayoran Menghanguskan Ratusan Rumah Warga

Kapolres Blitar menambahkan, banyaknya rumah yang rusak karena ledakan tersebut terjadi di daerah padat penduduk. Saat ini, warga yang rumahnya rusak di depan lokasi kejadian telah diungsikan.

“Saat ini tim Labfor Polda Jatim sedang menyelidiki kasus tersebut,” ucap Kapolres Blitar.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Sebelumnya, dalam sebuah rekaman video yang dikirimkan pendengar terlihat puluhan rumah hancur berantakan akibat ledakan tersebut. Laporan pendengar menyebutkan kalau suara ledakan sangat keras, bahkan terasa sampai radius 20 kilometer.