Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Abata

Lawan Penjajah dan Ditembak Mati Usai Adzan, Ini Kyai Amin

A. Daroini
×

Lawan Penjajah dan Ditembak Mati Usai Adzan, Ini Kyai Amin

Sebarkan artikel ini
Lawan Penjajah dan Ditembak Mati Usai Adzan, Ini Kyai Amin

Lawan Penjajah dan Ditembak Mati Usai Adzan, Ini Kyai Amin. KEMERDEKAAN Indonesia diraih berkat perjuangan semua rakyat, bukan hanya dari kalangan militer, tapi salah satu yang memiliki andil besar dalam perjuangan meraih kemerdekaan adalah tokoh agama, kiai dan para ulama.

Salah satu ulama yang gigih memperjuangkan kemerdekaan dan melawan penjajah adalah Kiai Amin Musthofa, dia merupakan pendiri Pondok Pesantren Tunggul.

Baca Juga: Viral Video Kiai Usman Ridho Emosi Akibat Candaan Pemusik Saat Tengah Minum

Kiai Amin memiliki nama lengkap KH Muhammad Amin Musthofa, dia terpanggil ke jalan jihad bersama saudaranya KH Ahmad Muhtadi Musthofa, dalam mengusir penjajah Belanda dari Kota Lamongan.

Kiai Amin memiliki semangat heroik dan terlibat langsung dalam perang 10 November di Surabaya, bahkan berkat keberaniannya dia didapok sebagai pemimpin Laskar Hizbullah untuk wilayah pantura Lamongan, Tuban, dan Gresik.

Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah

Menurut cerita di kalangan santri-santrinya, putra ketujuh dari KH Musthofa Kranji Kecamatan Paciran ini kebal senjata, sehingga untuk melumpuhkannya sangat sulit bahkan sering tidak terlihat oleh kasat mata.

Dia pun diberi tugas mempertahankan Lamongan dari serangan penjajah Belanda, tepatnya di Surabaya wilayah utara.

Baca Juga: Era Baru Ibadah Suci: UU PIHU 2025 Buka Pintu Umrah Mandiri, Didukung Platform Digital Canggih Arab Saudi

Dedikasi Kiai Amin bagi bangsa dan negara tidak dapat diragukan lagi yang berani mengusir penjajah Belanda. Tak hanya itu santri yang pernah belajar di Mekkah Arab Saudi itu juga menguasai beragam kitab kuning warisan pendahulunya.

Kiai Amin juga dipercaya oleh ayahnya KH Musthofa menjadi pengasuh Ponpes Kranji yang saat ini dikenal dengan nama Tarbiyatut Tholabah.