“Para pelaku usaha, khususnya UMKM, terus didorong untuk masuk ke pasar daring atau marketplace, contohnya Tokopedia atau Blibli. Hal tersebut juga merupakan upaya menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi COVID-19,” ujar Elly.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan market place tersebut salah satunya yang terjalin antara Tokopedia Nyam, kampanye yang menggandeng penjual makanan dan minuman yang digagas Tokopedia.
Baca Juga: Jajanan Jadoel! Kuliner Tradisional yang Bertahan di Era Digital, Peminatnya Makin Banyak
Dimsum 49 menjadi salah satu UMKM yang telah merasakan peningkatan transaksi hingga hampir 2 kali lipat sejak mengikuti kampanye tersebut. Dimsum 49 bahkan kini bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi 200 karyawan dan menambah penghasilan bagi sekitar 3.000 reseller yang mayoritas adalah ibu rumah tangga dan karyawan yang terdampak pandemi.
Sejumlah UMKM fesyen lokal, termasuk dari Bandung juga memanfaatkan Tokopedia untuk bisa beradaptasi di tengah pandemi lewat Gerakan Bersebelas Melangkah Bareng.
Baca Juga: UMK Mitra KAI Unjuk Gigi di Inacraft 2025! Produk Lokal Siap Tembus Pasar Internasional
Selanjutnya adalah NOKHA yang merupakan UMKM yang berlokasi di Bandung. NOKHA mengikuti kampanye tersebut mengalami peningkatan transaksi hampir 2,5 kali lipat lewat Tokopedia. Hal senada dialami Brodo mencatatkan peningkatan transaksi hampir 5,5 kali lipat.












