“Pembangunan atraktif ini juga harus inklusif, harus one for all. Satu untuk semua, semua untuk satu. Artinya pembangunan itu harus merangkum dari aspirasi semua masyarakat di Kabupaten Trenggalek,” ujar Doding menegaskan prinsip keadilan sosial dalam pembangunan.
Dalam rencana strategisnya, sejumlah proyek infrastruktur akan mendapatkan dukungan anggaran yang kuat. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan Goa Lowo, Pantai Simbaronce, hutan kota, penataan alun-alun, pembangunan jogging track, hingga jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
“Ini perlu kami sosialisasikan, karena bahkan teman-teman anggota dewan pun kadang bertanya, kota atraktif itu seperti apa. Kota atraktif itu ya kota yang menarik. Trenggalek harus punya daya tarik,” tambahnya.
Doding optimistis bahwa wajah kota yang lebih tertata akan menumbuhkan kebanggaan bagi warga lokal sekaligus menarik minat wisatawan dari luar daerah. Hal ini dipercaya menjadi kunci utama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
“Harapan kita, Trenggalek bisa mendatangkan masyarakat dari luar. Warga Trenggalek sendiri bangga, orang luar juga tertarik datang. Tanpa itu, peningkatan ekonomi di Kabupaten Trenggalek akan sulit,” tegasnya.(Tim)












