“Saya yang menginisiasi program ini dan diadopsi secara nasional, jadi saya harap bisa berjalan dengan baik di Jatim,” terangnya.
Mantan Kepala Divisi Pemasyarakatan Maluku Utara itu berharap jajarannya melek IT. Pemanfaatan dan peningkatan kapasitas SDM terkait IT harus digencarkan. “Kita coba ukur paling dasar saja terkait update data di Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), saya harap data sudah lengkap sebelum jam 10 setiap harinya,” tegasnya.
Terakhir, dia ingin ada redistribusi warga binaan. Terutama untuk lapas/ rutan yang tingkat over kapasitasnya melebihi 300 persen. Sehingga, penghuni lapas lebih merata. “Jawa Timur overkapasitas lapas/ rutannya sudah 105 persen, harusnya bisa lebih merata,” terangnya.
Saat ini, ada dua satuan kerja (satker) yang tingkat over kapasitasnya di atas 300 persen. Yaitu Lapas Jombang dan Lapas Blitar. “Dengan begitu kita bisa lebih mengoptimalkan proses pembinaan serta mengurangi risiko di aspek keamanan dan ketertiban,” pungkasnya












