Example floating
Example floating
Jatim

Kecam Tindakan Represif dan Brutal Pihak Aparat di Stadion Kanjuruan Malang

A. Daroini
×

Kecam Tindakan Represif dan Brutal Pihak Aparat di Stadion Kanjuruan Malang

Sebarkan artikel ini
Kecam Tindakan Represif dan Brutal Pihak Aparat di Stadion Kanjuruan Malang

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan peristiwa kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10) malam bukan antara suporter Arema FC dan Persebaya Surabaya. Mahfud meyakini, pertandingan tersebut tidak dihadiri oleh suporter Persebaya.

Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar suporter Persebaya dan Arema. Sebab pada pertandingan itu, suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton, suporter di lapangan hanya Arema,” kata Mahfud, Minggu (2/10).

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Mahfud menduga, ratusan korban tewas dari insiden nahas tersebut karena berdesak-desakan. “Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter,” ucap Mahfud.

Mahfud juga menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Dia memastikan, pemerintah akan menangani insiden itu dengan baik.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

“Pemerintah akan menangani tragedi ini dengan baik. Kepada keluarga korban, kami menyampaikan belasungkawa,” tegas Mahfud MD.