Example floating
Example floating
Home

Keberpihakan Presiden dalam Pemilu, Analisis dari Ketua Umum Partai Golkar

Alfi Fida
×

Keberpihakan Presiden dalam Pemilu, Analisis dari Ketua Umum Partai Golkar

Sebarkan artikel ini
Keberpihakan Presiden dalam Pemilu, Analisis dari Ketua Umum Partai Golkar
Keberpihakan Presiden dalam Pemilu, Analisis dari Ketua Umum Partai Golkar

MEMO

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa keberpihakan presiden selama masa Pemilihan Presiden (Pilpres) bukanlah hal baru dan telah dijamin oleh konstitusi serta undang-undang Pemilu. Dalam konteks sejarah politik Indonesia, Airlangga menyoroti afiliasi partai politik para pemimpin sebelumnya, dari Soekarno hingga SBY.

Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup

Dalam sebuah acara konsolidasi di Sumatera, Airlangga mengungkapkan keyakinannya akan potensi kemenangan Partai Golkar dan dukungan terhadap pasangan Prabowo – Gibran.

Rahasia Keberpihakan Presiden dalam Sejarah Politik

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa keberpihakan presiden selama masa Pilpres telah dijamin oleh konstitusi dan undang-undang Pemilu. Menurutnya, hal ini bukan sesuatu yang baru dan telah menjadi bagian dari sejarah politik Indonesia, di mana pemimpin sebelumnya juga terlibat dalam partai politik.

Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan

Airlangga mencatat bahwa presiden-presiden sebelumnya, seperti Soekarno dari Partai Nasional Indonesia (PNI), Soeharto dari Golkar, Habibie dari Golkar, Megawati dari PDIP, Gusdur dari PKB, dan SBY dari Demokrat, semuanya memiliki afiliasi partai politik.

Dengan demikian, Airlangga menegaskan bahwa sikap politik yang diambil oleh Presiden Jokowi merupakan hak politiknya yang sah sesuai dengan konstitusi dan undang-undang pemilu. Hal ini dijelaskan oleh Airlangga dalam acara Konsolidasi Partai Golkar Sumatera Regional I.

Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb

Ketika ditanya mengenai arah dukungan Presiden Jokowi terhadap pasangan calon presiden mana, Airlangga menjawab dengan berpantun, “Ya sudah gaharu Cendana pula sudah tahu bertanya pula.”

Strategi Konsolidasi Golkar

Airlangga juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), termasuk Sumut, Aceh, Kepri, dan Sumbar. Dia yakin bahwa hasil konsolidasi tersebut dapat meningkatkan potensi kemenangan Partai Golkar dan mendukung kemenangan pasangan Prabowo dan Gibran.