Pada hari Senin (27/11/2023) yang lalu, pemerintah Inggris mengumumkan penemuan satu kasus flu jenis A(H1N2)v yang pertama kali terdeteksi pada manusia. Virus A(H1N2)v ini merupakan virus yang umumnya menjangkiti babi.
Berdasarkan laporan dari Channel News Asia, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) menyatakan bahwa kasus ini teridentifikasi dalam pengawasan rutin flu nasional.
Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur
Menurut Meera Chand, direktur insiden UKHSA, yang dikutip pada hari Kamis (30/11/2023), “Ini adalah pertama kalinya kami menemukan virus ini pada manusia di Inggris dan mirip sekali dengan virus yang sebelumnya terdeteksi pada babi.”
Dari sumber yang sama, CBC melaporkan bahwa pasien yang terkonfirmasi mengidap flu babi ini mengalami gejala yang ringan dan telah pulih. Namun demikian, belum diketahui dengan pasti sumber penularan kasus pertama ini.
Baca Juga: Fakta!!! Penumpang Daop 7 Madiun Meningkat 4,6 Persen pada Masa Nataru 2025/2026 Dibanding Tahun Sebelumnya
Saat ini, otoritas kesehatan sedang memantau kontak dekat yang dimiliki oleh pasien kasus pertama dan mengambil langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan.