Ia menilai, industri 4.0 merupakan basis aktivitas yang juga tergantung pada perspektif tiap orang atau bisnis terhadap kebutuhannya. Misalnya saja, akhir-akhir ini terjadi sejumlah tantangan seperti penurunan sumber daya manusia, dan lainnya.
“Teknologi akan dapat membantu mengatasi tantangan akan sumber daya manusia, ekspektasi dari transformasi (digital), dan prekdibilitas yang lebih rendah,” katanya.
Baca Juga: Era Karyawan Digital Tiba, Duolingo Pangkas Pekerja Kontrak, Prioritaskan Kecerdasan Buatan
Senior Vice President and General Manager Zebra Technologies Asia Pacific Ryan Goh menambahkan, hal paling penting agar dapat memanfaatkan teknologi secara efisien di era industri 4.0 adalah dengan mengetahui prioritas utama dari kegiatan atau bisnis yang dijalani.
“Misalnya otomasi, apa yang ingin kita capai dengan itu? Untuk meningkatkan produksi, mengurangi limbah, dan lainnya. Banyak solusi yang terkoneksi, ini adalah inti dari era industri ini. Using less for more,” ujar Goh.












