Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Prawoto Sadewo
×

Kapolres Blitar Klarifikasi Isu Dugaan Penganiayaan Ajudan Wakapolres

Sebarkan artikel ini

Selain meminta keterangan dari ajudan yang bersangkutan, Kapolres juga melakukan konfirmasi kepada Wakapolres Blitar terkait isu yang berkembang. Dari hasil klarifikasi tersebut, Wakapolres membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya dan menyatakan tidak pernah melakukan tindakan penganiayaan sebagaimana yang diberitakan.

 

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

“Kami juga sudah mengonfirmasi kepada Pak Wakapolres dan yang bersangkutan menyampaikan tidak pernah melakukan hal tersebut. Karena itu kami terus mencari sumber awal munculnya informasi tersebut sehingga bisa diketahui bagaimana kabar itu dapat berkembang di masyarakat,” tambah Kapolres.

 

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

AKBP Rivanda juga menyoroti adanya informasi yang menyebutkan bahwa hidung ajudan tersebut sampai mengalami patah akibat dugaan penganiayaan. Namun setelah dilakukan pengecekan langsung, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kondisi ajudan dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka seperti yang diberitakan.

 

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

“Katanya hidungnya sampai patah, sedangkan setelah kami cek yang bersangkutan baik-baik saja. Tidak ada luka maupun kondisi yang menunjukkan adanya penganiayaan,” tegasnya.

 

Kapolres berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga menegaskan komitmen Polres Blitar untuk terus bekerja secara profesional, transparan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Semoga dengan adanya pemberitaan ini, Polres Blitar semakin transparan dalam melayani warga masyarakat Kabupaten Blitar. Polri memiliki tugas untuk mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Karena itu kami akan terus menjaga kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi dan pelayanan yang humanis,” pungkas AKBP Rivanda.w