
Surabaya, Memo.co.id
Sri Utami Juminten, TKW asal Ngadiluwih Kediri, yang bekerja di Hongkong, membuat geger jagat maya, khususnya di Indonesia. Melalui akun facebook/Sri Utami Juminten, dia fullgar memamerkan foto foto syur dan vidio porno secara terbuka. Bahkan, akun FB tersebut, hingga Jum’at kemarin, didapati 393.574 pengikut, setelah photo dan vidionya geger.

Di beberapa media online dan cetak, sosok Sri Utami menjadi buah bibir. Setiap kali posting dalam facebook, selalu mengeluarkan kata kata kotor disertai vidio dan photo jorok. Perempuan nekat itu banyak yang mengomentari sudah kehilangan syaraf. Tak punya rasa malu, bahkan mengumbar kata kata jorok, meski sesekali curhat.
Setelah diberitakan beberapa media, Sri Utami malah menjadi- jadi. Wartawan, polisi dan teman teman sesama buruh migranpun, menjadi sasaran umpatannya. Terhadap wartawan, sering kali upload vidio dan malah memamerkan anggota tubuhnya. Wartawan dianggap menyebar fitnah dan dianggap abal abal karena mendatangi rumahnya dan menemui orangtuanya di Kediri.

Begitu juga terhadap aparat kepolisian, dalam akun facebook Sri Utami Juminten, cewek asal Kediri itu malah menawarkan dirinya kalau diperiksa. Juga kepada setiap orang yang comment di setiap postingannya, Juminten tanpa kontrol mengeluarkan kata kata jorok disertai dengan umpatan -umpatan kasar.
Juminten, memang dilaporkan oleh aktifis Keluarga Migran Indonesia ( KAMI ) ke Polres Banyuwangi. “Ada beberapa hal yang di laporkan. Pertama pornografi, pelecehan budaya, dan terakhir pencemaran nama baik,” kata Krisna Adi, Ketua Keluarga Migran Indonesia (KaMI), sebagaimana dilansir dari wartaberitaTKI.
Yang membuka mata terbelalak, dia juga membuka aib seluruh pekerja buruh migran yang ada di Hongkong, Taiwan, Malaysia dan negara lain, karena kehidupan bebas para buruh migran, sehingga terkesan TKW di negeri seberang, tersirat melakukan praktek praktek amoral dengan lawan jenis. ( ed )
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini











