( Memo.co.id )
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Video oleh Hmaka Agung
Dibuka di tengah pandemi, pihak pengelola juga menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan pengunjung menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan memberikan imbauan kepada pengunjung untuk menjaga jarak.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Beragam satwa dapat dijumpai seperti burung unta, kura-kura, burung merak biru atau merak India, burung kakak tua, beragam reptil, hewan mamalia, dan ada taman kelinci yang menjadi salah satu wahana favorit anak-anak karena mereka bisa berinteraksi sambil memberi makan beberapa wortel.
Owner Jember Mini Zoo Adnan Muhammad mengatakan luas lahan wisata edukasi kebun binatang kecil tersebut mencapai 7 hektare, namun yang sudah dikelola masih 3 hektare dengan beragam spot menarik yang bisa dikunjungi keluarga.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
“Jember Mini Zoo sebagai tempat wisata edukasi yang berkonsep keluarga atau family care, sehingga sangat cocok dan nyaman untuk dikunjungi keluarga saat libur sambil mengenalkan berbagai satwa kepada anak-anak,” katanya.
Selama pandemi, wahana wisata yang menjadi alternatif pilihan masyarakat saat liburan bersama keluarga adalah di ruang terbuka seperti yang ditawarkan Jember Mini Zoo yang berada di kawasan kota di Jember.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat sekaligus menanamkan rasa cinta kepada satwa maupun lingkungan, sehingga Jember Mini Zoo untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap satwa dan alam sejak dini kepada masyarakat umum terutama anak-anak,” tuturnya.
Kawasan Jember Mini Zoo dulunya adalah peternakan sapi perah yang merupakan usaha susu sehat yang dikelola oleh keluarga Adnan, namun sempat fakum dan dengan ide baru akhirnya dikembangkan menjadi wisata edukasi yang cukup menarik.












