Example floating
Example floating
Daerah

Jalan Desa Rusak Parah , Warga Mengeluh

A. Daroini
×

Jalan Desa Rusak Parah , Warga Mengeluh

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Situbondo, MEMO
Warga Desa Sumber Anyar Kecamatan Jati Banteng Kabupaten Situbondo Jawa Timur mengeluhkan kondisi jalan desa mereka yang rusak parah. Jalan lintas desa yang berada dipemukiman padat penduduk, itu terlihat rusak parah dan hingga kini belum mendapatkan perhatian pemkab Situbondo, maupun Pemdes Setempat.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Pengamatan wartawan, MEMO, Selasa (7/5/2019), parahnya kondisi jalan desa tersebut sangat mengganggu kelancaran transportasi. Menurut masayarakat sekitar Kondisi jalan yang rusak parah itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Padahal, jalan di desa itu merupakan akses penghubung antar desa dikecamatan tersebut dan digunakan untuk akses menuju lahan pertanian dan termasuk ke kabupaten.

Jalan yang rusak terdapat mengelupas dan berlubang. Batu-batu di atas badan jalan menonjol ke permukaan, sehingga menyulitkan warga saat melintas terutama dengan kendaraan roda dua.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

“Kalau cuaca panas kondisi jalan berdebu. Kalau hujan, jalan berlumpur dan banyak genangan air,” ujar beberapa warga setempat.

Ditambahkan, jalan yang rusak itu kerap menimbulkan persoalan bagi pengendara. Seperti kepulan debu yang terbawa oleh kendaraan, dan kecelakaan akibat tergelincir.

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung

Membahayakan:
Seperti yang di tuturkan Roni Warga Besuki, mengaku pernah melewati jalan desa tersebut, Kerusakan jalan itu sangat mengkhawatirkan dan membahayakan para pengguna jalan.

Menurutnya, warga kerap melakukan gotong royong untuk menimbun jalan rusak dengan menggunakan pasir, namun ketika hujan pasir itu habis terseret air. Bahkan beberpa kali dataran yang berlobag di timbun mereka melakukan dengan swadaya.