“Tentu saja kami sangat menyambut baik apa yang disampaikan oleh Mbak Puan, dengan berjabat tangan dengan Pak Anies, menunjukkan kontradiksi dengan Pak Prabowo yang tidak bersedia berjabat tangan dengan Pak Anies,” ungkap Hasto.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan bergabungnya kubu Ganjar-Mahfud dengan Anies-Cak Imin, Hasto menyatakan bahwa kemungkinan tersebut terbuka karena PDIP selalu membuka pintu.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Sementara itu, elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud bersaing ketat berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga. Beberapa lembaga survei menyatakan bahwa elektabilitas Anies-Muhaimin unggul atas Ganjar-Mahfud, sementara survei lain menghasilkan hasil sebaliknya.
Jika Pilpres 2024 mencapai putaran kedua, salah satu dari mereka diprediksi akan menghadapi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, yang elektabilitasnya selalu tertinggi.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Harmoni Politik di Balik Saling Ucapan Selamat: Dinamika Hubungan Anies Baswedan dan PDIP
Interaksi positif antara Anies Baswedan dan PDI Perjuangan pada perayaan HUT PDIP mencerminkan dinamika politik yang menarik menjelang Pilpres 2024. Meskipun berada dalam kubu yang berseberangan, Anies tetap memberikan ucapan selamat kepada PDIP, menandai hubungan yang terjaga baik.
Kesediaan Anies dan Muhaimin Iskandar untuk secara terbuka memberikan ucapan ulang tahun melalui platform sosial seperti Instagram menunjukkan sikap terbuka dan demokratis dalam arena politik.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Respons positif dari Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa PDIP membuka pintu bagi kolaborasi dan dialog, bahkan dengan pihak yang berbeda pandangan. Seiring dengan persaingan elektabilitas antara pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, pertemuan-pertemuan seperti ini dapat membentuk dinamika yang menarik dalam perjalanan menuju Pilpres 2024.












