Untuk memudahkan masyarakat, penggunaan LRT Jabodebek dapat dilakukan melalui berbagai metode pembayaran nontunai, termasuk Kartu Uang Elektronik Perbankan (BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, BCA, dan Bank DKI Jakarta), Kartu Multi Trip KAI Commuter, Scan Qris, Link Aja, dan KAI PAY.
Kementerian Perhubungan juga telah menetapkan tarif untuk LRT Jabodebek sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 67 Tahun 2023. Tarif tersebut mencakup biaya sebesar Rp 5.000 untuk jarak pertama sejauh 1 kilometer, dan selanjutnya masyarakat akan dikenakan biaya sebesar Rp 700 untuk setiap kilometer berikutnya.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Presiden Jokowi Resmikan LRT Jabodebek: Inovasi Transportasi Terbaru di Ibukota
Kereta LRT ini telah mengalami perjalanan panjang sejak dimulainya pembangunannya pada Juni 2016, menghadapi berbagai kendala seperti pembebasan lahan dan pembiayaan. Namun, dengan semangat dan komitmen, proyek ini berhasil diselesaikan dalam waktu tujuh tahun.
Dengan 18 stasiun yang menghubungkan berbagai wilayah penting, LRT Jabodebek akan membawa perubahan besar dalam mobilitas kota. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati transportasi yang lebih efisien, nyaman, dan terjangkau di wilayah metropolitan ini.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Itu semua adalah tonggak bersejarah dalam menghadapi tantangan mobilitas perkotaan yang semakin meningkat.












