Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Indonesia Dilarang Masuk Saudi, Vaksin Sinovac Tak Ada di List WHO

A. Daroini
×

Indonesia Dilarang Masuk Saudi, Vaksin Sinovac Tak Ada di List WHO

Sebarkan artikel ini
Indonesia Dilarang Masuk Saudi, Vaksin Sinovac Tak Ada di List WHO
Indonesia Dilarang Masuk Saudi, Vaksin Sinovac Tak Ada di List WHO

Untuk diketahui, vaksin Sinovac yang telah dibeli pemerintah belum terdaftar dalam list sertifikasi WHO hingga kini. Padahal jemaah haji asal Indonesia yang terdaftar divaksinasi menggunakan vaksin Sinovac ini.

Minta Pemerintah Pastikan Tentang Kuota Haji

Namun, LaNyalla meminta pemerintah memastikan terlebih dahulu apa yang menjadi kendala sebenarnya sehingga Indonesia tidak diberikan kuota haji.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

“Sejauh ini baru sebatas vaksin yang kita ketahui. Oleh karena itu, pemerintah harus dipastikan dahulu apa yang sebenarnya menjadi kendala. Sehingga tidak terjadi simpang siur di masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Harus Evaluasi Terkait Jamaah Haji

LaNyalla mengatakan, pemerintah harus menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

“Ke depan, pemerintah perlu membuat skala prioritas untuk program vaksinasi, keakuratan informasi vaksin apa yang direkomendasikan untuk jemaah haji sangat penting agar tidak merugikan masyarakat kita,” tuturnya.

Pemerintah RI  Belum Bisa Memenuhi Persyaratan Haji ke Arab Saudi

Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan dikabarkan sedang berupaya mendapatkan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, sebagai syarat jemaah Indonesia bisa berangkat Haji ke Arab Saudi.

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson merupakan satu di antara empat jenis vaksin yang menjadi syarat jemaah Haji ke Arab Saudi.