Sementara itu, mayoritas negara di kawasan ASEAN mengalami penurunan skor IPK, kecuali beberapa negara seperti Singapura dan Timor Leste yang mengalami peningkatan.
Perbandingan IPK Negara ASEAN Tahun 2024:
Singapura naik dari 83 ke 84 (tertinggi di ASEAN)
Malaysia stagnan di 50
Timor Leste naik dari 43 ke 44
Vietnam turun dari 41 ke 40
Indonesia naik dari 34 ke 37
Thailand turun dari 35 ke 34
Laos melonjak drastis dari 28 ke 33
Filipina turun dari 34 ke 33
Kamboja turun dari 22 ke 21
Myanmar mengalami penurunan paling drastis, dari 20 ke 16
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Wawan menjelaskan bahwa meskipun beberapa negara mengalami kenaikan, rata-rata upaya pemberantasan korupsi di ASEAN masih menghadapi banyak tantangan.
“Bisa dilihat, meskipun ada peningkatan di Indonesia, Singapura, dan Timor Leste, tetapi Malaysia stagnan, dan mayoritas negara ASEAN justru mengalami penurunan skor IPK,” jelasnya.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa negara-negara yang mengalami penurunan cenderung menghadapi hambatan besar dalam memperkuat sistem anti-korupsi dan transparansi pemerintahan.












